Hindari Hal Ini Agar Renovasi Kantor Berjalan Sesuai Tujuan

Kantor merupakan tempat di mana para karyawannya bekerja, sehingga kantor menjadi tempat yang setiap hari dikunjungi oleh pekerjanya. Karena kunjungan yang intens dan pekerjaan yang harus diselesaikan dengan maksimal, maka keadaan kantor haruslah dibuat senyaman mungkin agar para pekerjanya betah dan bekerja dengan maksimal. Sehingga jika ada kerusakan di kantor, pemilik kantor atau yang bertanggungjawab atas kantor harus segera membereskan masalah tersebut dengan merenovasinya.

Renov Kantor

Renovasi kantor dapat dilakukan dengan cepat atau lambat tergantung kerusakan yang terjadi. Dalam merenovasi kantor, pemilik kantor dapat menggunakan bantuan kontraktor atau merenovasinya sendiri tergantung seberapa besar kerusakan yang terjadi.

Hal Yang Harus Dihindari Saat Merenovasi Kantor

Renovasi kantor bertujuan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi di kantor agar ruangannya kembali nyaman dan dapat digunakan lagi dengan semestinya. Namun kejadian di mana setelah merenovasi justru menjadi semakin tidak nyaman digunakan sering terjadi. Salah satu penyebabnya adalah karena tidak menghindari hal-hal di bawah ini:

1. Persiapan kurang matang

Persiapan untuk merenovasi kantor tentu cukuplah banyak, dari mulai merencanakan bagian mana yang akan direnovasi, akan seperti apa arah renovasinya, menggunakan apa renovasinya serta yang paling terpenting adalah rencana anggaran biaya (RAB) untuk memastikan semua renovasi berjalan dengan baik dan sesuai rencana serta dapat mencapai tujuan yang dihindari. Persiapan yang kurang matang akan membuat hasil renovasi tidak sesuai keinginan sehingga membuat semua yang telah dikerjakan menjadi sia-sia.

2. Terlalu mengabaikan masalah

Dalam melaksanakan renovasi, tentu kita sering bertemu dengan beberapa masalah seperti aliran listrik ataupun air yang melintasi bagian yang akan direnovasi. Kebanyakan dari kita sering sekali abai dengan masalah ini sehingga hanya tinggal merenovasinya saja dengan mengabaikan aliran listrik dan air. Renovasi seperti ini jika terus saja diabaikan akan mendatangkan masalah baru, misalnya aliran listrik yang terputus karena terganggu oleh renovasi, dan lain sebagainya. Oleh karenanya, masalah apapun yang menghambat jalannya renovasi kantor harus diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah baru.

3. Penghematan biaya di luar batas

Tentu saja dalam merenovasi kantor, perlu adanya RAB seperti yang telah disebutkan di poin pertama. RAB yang dibuat haruslah masuk akal sehingga renovasi dapat berjalan dengan lancar. Jangan sampai Anda menekan biaya dengan sangat keterlaluan sehingga semua material hingga cara renovasi pun dilakukan dengan asal-asalan. Hal ini pada akhirnya tidak akan mengantarkan kantor pada perbaikan yang maksimal sehingga karyawan dibuatnya tidak nyaman.

4. Terlalu banyak campur tangan

Saat melakukan renovasi kantor, yang harus Anda lakukan adalah mendata bagian mana saja yang harus direnovasi, akan direnovasi seperti apa, dan akan mencapai tujuan bagaimana. Semua yang telah Anda rencanakan, sampaikanlah kepada kontraktor Jakarta. Semua pekerjaan renovasi harus dilakukan hanya oleh kontraktor, jangan sampai ada campur tangan baik itu campur tangan Anda maupun pihak lain selain kontraktor. Campur tangan pada kegiatan renovasi sering menghantarkan hasil renovasi pada kekacauan sehingga tidak mencapai apa yang diinginkan sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *