Mendandani Hotel Tua Agar Kembali Nyaman dan Menawan

Pedeyworld.com – Saat ingin bepergian jauh dan membutuhkan tempat untuk menginap, hotel merupakan salah satu unsur penting yang kita pertimbangkan dengan hati-hati sebelum berangkat. Sebab selama kita berada jauh dari rumah, tentu hotel merupakan tempat bernaung atau bahkan rumah sementara bagi kita. Tak perlu hotel baru, hotel lama pun asal memiliki standar kenyamanan dan keamanan yang baik tetap bisa menjadi pilihan tempat tinggal. Justru hotel lama kadang memiliki kelebihan tersendiri karena adanya unsur nostalgia atau nilai bersejarah yang identik dengan bangunan hotel tersebut. Biarpun bangunan lama, asalkan dilakukan renovasi hotel secara berkala, maka hotel tua pun tetap bisa terasa nyaman untuk ditinggali.

Renovasi Untuk Menjaga Kepuasan Pelanggan

Renovasi hotel secara berkala sebaiknya dilakukan, agar bangunan yang sudah tak lagi baru tetap terjaga kualitasnya. Bila tampilan bangunan maupun interior terlihat menarik tentunya siapapun yang tinggal di sana akan merasa nyaman dan betah. Renovasi yang dilakukan pada sebuah bangunan biasanya terbagi dalam:

  • Renovasi ringan, dimana renovasi yang dilakukan sifatnya tidak rumit seperti mengganti warna cat, keramik, kusen dan lain-lain
  • Renovasi sedang, yaitu renovasi yang melibatkan perubahan tampak muka, menambah luas bangunan dan lain sebagainya
  • Renovasi total antara lain meliputi pengubahan tata letak bangunan, mengganti atap, atau gabungan pekerjaan renovasi ringan dan sedang yang dilakukan secara serentak

RENOVASI HOTEL

Agar Pelanggan Tak Berpindah Ke Lain Hotel

Tamu hotel yang mendapatkan kesan positif saat menginap tentu ingin kembali lagi. Dengan demikian baik dari segi  service maupun bangunan hotel harus dimaksimalkan kualitasnya, sehingga meninggalkan kesan yang mendalam bagi tamu. Hotel yang telah beroperasi cukup lama biasanya memiliki pelanggan setia dan itu sebabnya renovasi hotel sebaiknya dilakukan secara berkala agar pelanggan lama tetap kembali. Hal-hal berikut adalah yang perlu diperhatikan saat melakukan renovasi.

  1. Desain hotel yang sudah ketinggalan zaman kadang sudah tak lagi sedap dipandang mata. Bukan berarti setiap hotel harus mengadopsi gaya modern minimalis, namun prinsip-prinsip dekorasi terbaru tetap bisa diterapkan pada hotel yang bergaya vintage atau antik sekalipun. Misalkan sekedar merubah sedikit warna kayu akan memberi kesan up to date tanpa merubah total penampilan. Secara interior, penggantian aksesoris atau tata letak ruangan tentu cukup berpengaruh agar hotel lebih terkesan ‘kekinian’.
  2. Karena dimakan usia, kadang dinding maupun lantai akan berubah warna menjadi kekuningan. Warna yang sudah berubah atau kayu yang terlihat lapuk menimbulkan kesan tak terurus atau bahkan kotor. Renovasi hotel bersifat ringan maupun sedang yang dilakukan terkadang cukup untuk memberi kesan fresh sehingga hotel lebih mengundang untuk ditinggali. Namun bila perlu penggantian keramik lantai secara total, pengerjaannya bisa dilakukan bertahap sehingga hotel bisa tetap beroperasi dan tamu tak terlalu merasa terganggu.
  3. Hotel yang menggunakan bangunan bersejarah biasanya memiliki kelebihan tersendiri bagi tamu. Selain itu hotel lama yang telah menjadi icon bisa menghidupkan kembai nostalgia sehingga tetap dipertahankan. Namun siapapun yang tinggal di hotel tersebut tentunya harus merasa nyaman dan tenang,  tanpa adanya kekhawatiran bahwa bangunan tua hotel bisa sewaktu-waktu membahayakan keselamatannya. Bila diperlukan gunakan kontraktor dari TEMTERA, renovasi hotel dengan tujuan memperkuat struktur dapat dilakukan, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan tamu yang tinggal.
  4. Penambahan fasilitas pada hotel lama bisa menambah kenyamanan tamu dan membuat hotel tak terkesan ketinggalan zaman. Fasilitas tersebut bisa diupayakan dengan menambah bangunan baru atau sekedar menambahkan perabot baru untuk diletakan dalam ruangan dan lingkungan hotel yang sudah tertata sebelumnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *